Tata Cara Puasa Ramadhan

Tata Cara Puasa Ramadhan

0

Kita hidup bermasyarakat yang dipayungi oleh hukum yang berlaku yakni undang-undang dan peraturan lainnya, dimana hak kebebasan kita dibatasi oleh hak kebebasan orang lain, seluruh tindakan diatur oleh hukum, segala sesuatunya ada aturannnya masing-masing.

Seperti halnya ibadah sholat dan ibadah haji yang memiliki tata cara tersendiri, yang diatur oleh Al-Qur’an dan Hadist. Demikian juga dengan ibadah puasa, ada beberapa tata cara puasa Ramadhan, hukum puasa Ramadhan dan syarat puasa Ramadhan yang harus dipenuhi sebagai syarat sahnya puasa.

tata cara menunaikan ibadah puasa Tata Cara Puasa Ramadhan

Syarat Puasa Ramadhan

Hukum puasa Ramadhan adalah wajib bagi umat muslim. Perintah puasa Ramadhan dikhususkan bagi umat Islam yang memiliki akal sehat (waras), bersih dari haid dan nifas bagi kaum perempuan dan memahami waktu diperbolehkannya puasa. Itu merupakan syarat sahnya puasa. Adapun rukun yang harus dipenuhi yang utama adalah niat (harus diniatkan sebelum masuk waktu dhuhur). Niat boleh diucapkan dalam hati atau dilafalkan dan menghindari segala hal yang dapat membatalkan puasa (makan dan minum).

Orang sakit tidak diwajibkan untuk berpuasa, jika dengan berpuasa dapat memperburuk kondisi kesehatannya, demikian juga dengan orang tua yang berusia lanjut, serta ibu hamil atau menyusui. Namun bagi mereka wajib mengganti puasa di lain waktu dan atau membayar fidyah jika mampu kepada orang fakir atau kekurangan.

Tata cara puasa Ramadhan dimulai dari terbitnya fajar hingga tenggelamnya matahari. Hal-hal yang dapat membatalkan puasa antara lain :

1. Dengan sengaja memasukan sesuatu ke dalam rongga pada bagian tubuh, seperti telinga, hidung, tenggorokan, anus dan lain sebagainya.

2. Jima atau bersetubuh

3. Muntah secara sengaja

4. Datang bulan atau haid

5. Tidak sadarkan diri seharian

6. Mengeluarkan mani secara sengaja.

Rasulullah SAW bersabda :

خمس يفطّرن الصائم الكذب والغيبة والنميمة واليمين الكاذبة والنظر بشهوة

“ Lima perkara yang membatalkan (pahala) puasa : berbohong, ghibah, adu domba, sumpah palsu dan melihat dengan syahwat “ (H.R. Anas)

Hal yang makruh dilakukan saat berpuasa antara lain tidur seharian, menyelam atau menyirami kepala karena rasa haus, keluarnya darah, mencicipi makanan dan menggunakan siwak setelah masuk waktu lohor.

Puasa akan lebih bermakan jika kita mengerjakan apa yang disunahkan oleh Rasulullah, antara lain menyegerakan berbuka apabila waktunya telah tiba dan membaca doa, sahur walau hanya minum air seteguk, memberi hidangan kepada orang untuk berbuka puasa, menjalankan sholat tarawih dan witir.

Suka Kue Lainnya?

  1. Rukun Puasa
  2. Fiqih Puasa Ramadhan
  3. Cara Puasa Nabi Di Bulan Ramadhan
  4. Pahala Puasa Ramadhan
  5. Niat Puasa Bulan Ramadhan
Detail :
Tata Cara Puasa Ramadhan Reviewed by KueKering Lebaran on Jul 13 Rating: 5.0
Artikel

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.