Puisi Puasa Ramadhan

Puisi Puasa Ramadhan

0

Ada sebuah kata bijak Ramadhan yang begitu indah dan masyhur. ”Sesungguhnya diri (an-nafs) itu bagaikan kota Madinah, kedua tangan, kedua kaki dan seluruh anngota badan merupakan wilayahnya, kekuatan nafsu adalah walikotanya, kekuatan angkara murkanya adalah polisinya, sementara hati merupakan rajanya dan akal sebagai perdana menterinya.”

Hati (raja), dialah yang mengatur mereka semua, sehingga kerajaan dan situasinya menjadi stabil. Sebab walikotanya yaitu nafsu, mempunyai watak pembohong, berlebihan dan suka mencampuradukan perkara yang hak dengan yang batil. Polisinya sang angkara murka, berwatak kejam, suka memeras dan perusak. Jika sang raja membiarkan mereka dalam kondisi tabiat mereka masing-masing, maka kota menjadi hancur berantakan.

Raja harus bermusyawarah dengan perdana menteri, lalu menempatkan walikota dan polisi dibawah kendali perdanan menteri. Sehingga keadaan kerajaan akan mantap dan kotapun menjadi maju dan makmur. Begitu pula halnya dengan hati, ia mesti minta pertimbangan pada akal, lalu menempatkan nafsu dan angkara murka di bawah kendali dan perintah akal, sehingga keadaan diri menjadi stabil dan kebahagiaan serta pengenalan diri ke hadirat Illahi dapat tercapai.

Hati diciptakan untuk memandang keindahan hadirat Illahi. Dengan datangnya bulan Ramadhan di tahun ini, terbuka lebar kesempatan bagi kita untuk membersihkan hati dan menjaga diri serta meningkatkan ketaqwaan kita kepada Rob pencipta alam semesta.

ramadan 300x179 Puisi Puasa Ramadhan

Puisi Tentang Puasa Ramadhan

Ramadhan Ya Ramadhan

Mahasuci Allah yang mengutus Ramadhan sebagai rahmat bagi umat manusia

Sebagai pemurnian atas jiwa kita, hati kita, dan pikiran kita

Dengan pengabdian yang paling tulus dan cinta, kita berpuasa

Harus dibersihkan dan bebas dari dosa masa lalu

 

Maha Suci Allah, yang memilih bulan suci ini,

Untuk menguji kesabaran kita dan mengisi hati kita dengan kehangatan

Cahaya Ilahi-Nya, berkat-Nya yang menyinari alam semesta,

Maha Suci Allah melihat yang tak terlihat, semua Dia tahu

 

Ya Allah! Untuk engkau, membiarkan napas lebih menyenangkan daripada kesturi

Ya Allah! Untuk engkau, saya bersyukur ketika hari berubah menjadi senja

Pikiran dan hati disucikan, mata saya benar-benar melihat

Bulan ini diberkati, bulan rhapsody rohani!

 

Ya Allah! Untuk engkau, hidup saya, saya akan hidup!

Ya Allah! Untuk engkau, jiwaku akan Kuberikan!

Demi nama Allah, yang maha pengasih lagi Maha Penyayang

Segala puji bagi Allah, yang mengutus Ramadhan sebagai hadiah kepada umat manusia

 

SMS Menyambut Ramadhan

Seperti cahaya lilin yang menerangi sekitarnya

Wajahmu selalu riang terkena sinarnya

 

Ibarat mendaki gunung yang tinggi

Kau bergerak tanpa rasa lelah

Ibarat cahaya matahari yang bersinar di pagi hari

Yang menciptakan keindahan pelangi

 

Ramadhan datang mengibas kegelapan

Sebagai cahaya dalam perjalanan

 

Kerinduan

Ibarat siang merindukan malam bertemu pada sore hari

Hati gelisah tak kenal lelah menunggu sang pujaan hati

Oh kasih, aku merindukanmu setengah mati

Ku selalu berdoa semoga di bulan suci ini kerinduanku kan terobati

 

Suka Kue Lainnya?

  1. Niat Puasa Bulan Ramadhan
  2. Khutbah Puasa Ramadhan
  3. Keutamaan Puasa dan Keutamaan Bulan Ramadhan
  4. Pidato Puasa Ramadhan
  5. Hukum Puasa Ramadhan
Detail :
Puisi Puasa Ramadhan Reviewed by KueKering Lebaran on Jul 15 Rating: 5.0
Artikel

Comments are closed.