Puasa Syawal

Puasa Syawal

0

Banyak orang berlomba-lomba untuk mencari kebaikan dan pahala pada bulan Ramadhan, tetapi setelah itu mereka seolah terlelap dalam pesta di hari raya dan kembali pada tabiat mereka sebelumnya, suka berbuat onar, berbohong, dan perbuatan buruk lainnya.

Padahal umat muslim yang beriman dituntut untuk beribadah dan selalu ingat Allah sang Maha Pencipta, serta berbuat kebajikan di sepanjang hidupnya.

“Dan sembahlah Tuhanmu sampai datang kepadamu yang diyakini (ajal) ” (Al-Hijr: 99)

Yah memang, bulan Ramadhan merupakan bulan yang penuh ampunan dan Allah swt. memberikan ganjaran pahala yang besar bagi orang yang beribadah dan berbuat kebajikan di bulan itu, bahkan pahalanya setara dengan 10 bulan dan yang mendapat cahaya Lailaul Qadar di bulan itu mendapat ganjaran setara dengan 1000 bulan. Sungguh luar biasa, tetapi bukan berarti setelah itu umat muslim bebas dari peribadatan, justru diharapkan akhlaq dan ketaqwaannya kepada Allah swt. akan meningkat.

“Dan janganlah kamu seperti seorang perempuan yang menguraikan benangnya yang sudah dipintal dengan kuat menjadi cerai berai kembali “(An-Nahl: 92)

Puasa Syawal 300x274 Puasa Syawal

Manfaat Puasa Syawal

Allah swt. Akan menambah ganjaran pahala kepada orang muslim yang beriman menjalankan ibadah puasa Syawal selama enam hari sesuai dengan hadist Rasulullah saw yang diriwayatkan oleh Muslim :

“Barangsiapa berpuasa penuh pada bulan Ramadhan kemudian menyambungnya dengan berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka pahalanya seperti Ia berpuasa satu tahun.”

Kapan puasa syawal boleh dilaksanakan ? Cara puasa Syawal, waktu pelaksanaan puasa syawal yakni dapat dimulai setelah hari raya Idul Fitri, karena diharamkan untuk berpuasa di hari raya. Dalam melaksanakannya, dapat dilakukan secara berturut-turut atau berselang-seling sesuai dengan kemampuan. Namun akan lebih baik jika dilaksanakan segera dan tidak menunda-nunda dalam mengerjakan kebaikan, hal ini sesuai dengan firman Allah SWT.

“Dan segeralah kamu kepada (mengerjakan amal-amal yang baik untuk mendapat) pengampunan dari Tuhan kamu, dan (ke arah mendapatkan) Syurga yang bidangnya seluas segala langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang bertaqwa.” [Surah Ali Imran 3:133]

Namun jika masih memiliki hutang puasa Ramadhan, maka segeralah lunasi hutang dengan berpuasa di bulan Syawal dan kemudian baru boleh melanjutkan dengan berpuasa Syawal selama enam hari. Artinya, hutang puasa wajib yakni puasa Ramadhan harus didahulukan dari puasa sunnah, karena hukum puasa Syawal adalah sunnah.

Tentang niat puasa Syawal, Nabi Muhammad SAW, tidak secara khusus memberikan bacaan dalam melafalkan niat puasa Syawal, karena niat datangnya dari hati dan yang terpenting adalah diniatkan pada malah hari sebelum melakukan puasa. Karena sesungguhnya pahala puasa dihitung setelah adanya niat dalam hati untuk beribadah puasa.

Banyak sekali hikmah puasa syawal yang dapat kita raih. Dalam artikel sebelumnya telah sudah di bahas dalam hikmah puasa sunnah. Selamat berlomba-lomba dalam kebaikan, semoga Allah swt, memberikan ganjaran pahala yang setimpal. Amin.

Suka Kue Lainnya?

  1. Doa Niat Puasa Ramadhan
  2. Niat Puasa Bulan Ramadhan
  3. Doa Puasa Ramadhan
  4. Puasa Sunnah
  5. Pahala Puasa Ramadhan
Detail : Artikel

Comments are closed.