Puasa Sunnah

Puasa Sunnah

0

Allah swt. sangat menyukai hamba yang selalu bertaqwa dengan menjalankan seluruh perintah dan meninggalkan laranganNya. Selain perintah shalat wajib lima waktu dan puasa di bulan Ramadhan, adapun amalan sunnah yang sangat disukai Allah, yaitu puasa sunnah.

Pada intinya, puasa adalah melatih diri dan untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah swt. dengan selalu mengingat Allah dalam keadaan lapar dan dahaga, karena sesungguhnya dengan berpuasa kita akan terjaga dari perbuatan keji dan dosa. Adapun macam-macam puasa sunnah yang dianjurkan oleh Allah dan RasulNya :

 Puasa Sunnah

Macam-macam Puasa Sunnah

Puasa enam hari di bulan Syawal

Puasa selama 6 hari di bulan Syawal sesudah Ramadhan sesungguhnya melengkapi pahala puasa setahun penuh. Puasa ini seperti halnya shalat sunnah rawatib sebelum atau sesudah shalat wajib, yakni melengkapi atau menyempurnakan amalan shalat wajib tersebut. Puasa pada bulan Syawal dapat dilakukan secara berturut-turut atau tidak (selang seling seperti puasa Daud).

Puasa sunnah Dzulhijjah

Nabi Muhammad SAW bersabda:

“Berpuasalah pada hari Arafah mengimbangi puasa dua tahun dan berpuasa pada hari Asyura mengimbangi puasa setahun”

Puasa sunnah Dzulhijjah dilakukan pada tanggal 1-9 di bulan Dzulhijjah. Dan haram berpuasa pada hari ke 10 karena adalah hari raya kurban.

Puasa Asyura

Puasa Asyura dilakukan pada hari ke sembilan dan ke sebelas di bulan Muharrom, karena hari Asyura tepat pada hari ke sepuluh. Nabi Muhammad saw. bersabda:

“Berpuasalah kamu sebelumnya satu hari dan sesudahnya satu hari pula dan berbedalah kamu dengan orang-orang Yahudi.” yaitu mereka hanya berpuasa tanggal 10 saja.

Mengenai keutamaan hari Asyura, diantaranya ialah bahwa Nabi Adam as, diterima taubatnya pada hari itu, penciptaan adam juga di hari itu. Dalam hari itu (Asyura) Arasy diciptakan, demikian pula dengan langit, matahari, bintang, bulan dan surga. Nabi Ibrahim Al-Khalil dilahirkan dalam hari itu, dan keselamatannya dari api juga di hari itu, demikian keselamatan Nabi Musa dan orang-orang yang menyertainya, serta ditenggelamkannya Fir’aun bersama orang-orang yang mengikutinya dalam hari itu pula.

Dalam hari itu, Nabi Isa telah dilahirkan dan didalamnya Ia diangkat ke langit. Dalam hari itu, mendarat bahtera Nabi Nuh di Judy. Dalam hari itu, Nabi Sulaiman diberi kekuasaan yang besar. Dalam hari itu Nabi Yunus dikeluarkan dari perut ikan. Dalam hari itu penglihatan Nabi Yaq’ub dikembalikan. Di dalam hari itu, Nabi Yusuf dikeluarkan dari sumur dan di hari itu dihilangkannya penderitaan Nabi Ayyub. Kemudian pada hari itu, pertama kali hujan turun dari langit.

Puasa Sya’ban

Disunnahkan memperbanyak puasa pada bulan Sya’ban. Keutamaan: bulan ini adalah bulan di mana semua amal diangkat kepada Robb semesta alam (HR. An-Nasa’i & Abu Daud, hasan).

Puasa Daud

Dari ‘Abdullah bin ‘Amr bin Al ‘Ash, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

يَنَامُ نِصْفَ اللَّيْلِ وَيَقُومُ ثُلُثَهُ وَيَنَامُ سُدُسَهُ وَكَانَ يَصُومُ يَوْمًا وَيُفْطِرُ يَوْمًا

“Puasa yang paling disukai di sisi Allah adalah puasa Daud, dan shalat yang paling disukai Allah adalah Shalat Nabi Daud. Beliau biasa tidur di pertengahan malam dan bangun pada sepertiga malam terakhir dan beliau tidur lagi pada seperenam malam terakhir. Sedangkan beliau biasa berpuasa sehari dan buka sehari.”

Banyak sekali keutamaan dari puasa Daud. Untuk lebih memahami fadhilah nya, silahkan baca artikel hikmah puasa Daud.

Suka Kue Lainnya?

  1. Hikmah Puasa
  2. Macam-Macam Puasa
  3. Doa Niat Puasa Ramadhan
  4. Manfaat Puasa
  5. Persiapan Puasa Ramadhan
Detail : Artikel

Comments are closed.