Macam-Macam Puasa

Macam-Macam Puasa

0

oo 300x196 Macam Macam PuasaBerpuasa dapat sebagai langkah pengendalian diri dari segala tindakan buruk dan nafsu yang hanya mengantarkan pada angkara murka. Banyak macam-macam puasa, namun dalam tuntunan Islam, puasa dapat dikategorikan menjadi dua yakni puasa fardhu (wajib) dan puasa sunnah.

 

 

Macam-macam Puasa Wajib

Puasa wajib berarti puasa yang harus dilaksanakan sesuai dengan hukum syariat Islam yang telah ditetapkan. Macam-macam puasa wajib antara lain:

1. Puasa Ramadhan

Puasa Ramadhan dilaksanakan pada bulan ke sembilan pada kalender hijriyah. Mengenai tata cara dan hikmah puasa Ramadhan, dapat dibaca di sini

2. Puasa Kafarat

Puasa kafarat dilakukan sebagai penebusan atas tindakan melawan hukum atau melalaikan kewajiban yang ditetapkan dalam suatu kaum. Mungkin di Indonesia tidak begitu familiar dengan jenis puasa ini. Karena hukum yang diterapkan negara tidak menggunakan hukum Islam secara mutlak. Namun, dalam pelaksanaanya hampir sama seperti Qadha, misalnya orang besetubuh dengan pasangannya pada siang hari di bulan Ramadhan, maka wajib baginya puasa kafarat di waktu lain.

3. Puasa Qadha

Mungkin secara artinya Qadha adalah penetapan, dalam hal puasa qadha yakni suatu penggantian dari puasa wajib yang telah ditinggalkan. Misalnya meninggalkan puasa Ramadhan karena alasan tertentu, maka puasa wajib di qadha pada lain waktu yakni di bulan Syawal. Allah berfirman dalam Al-Qur’an surat Al Baqarah ayat 185 :

“…..dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur.”

4. Puasa Nazar

Nazar dapat diartikan sebagai penebusan atas janji yang diucapkan kepada Allah. Nazar dapat bermacam-macam. Dalam hal ini, jika orang bernazar untuk berpuasa apabila sesuatu permintaan atau doa kepada Allah di kabulkan, maka setelah doa diijabah, nazar berpuasa itu menjadi wajib hukumnya untuk dilaksanakan.

“Kemudian, hendaklah mereka menghilangkan kotoran yang ada pada badan mereka dan hendaklah mereka menyempurnakan nazar-nazar mereka.” (QS. Al Hajj: 29)

 

Macam-macam Puasa Sunnah

Sunnah berarti jika dikerjakan maka diganjar pahala, namun bagi mereka yang meninggalkan tidak berdosa. Puasa sunnah dapat sebagai pelengkap amalan seseorang untuk meningkatkan ketaqwaan kepada Allah swt. Jika orang ingin derajatnya meningkat maka perbanyaklah puasa sunnah ini. Macam puasa sunah antara lain :

1. Puasa di bulan Syawal selama 6 hari

Puasa Syawal dianjurkan oleh Rasulullah, beliau bersabda :

“ Barang siapa berpuasa pada bulan Ramadhan, kemudian dia menyusulkannya dengan berpuasa enam hari pada bulan syawal, maka seakan–akan ia berpuasa selama setahun”

2. Puasa tiga hari di pertengahan bulan (13, 14, 15) selain bulan Ramadhan dan hari raya

Dari Qatadah bin Milhan bahwa Rasulullah SAW memerintahkan kami untuk puasa pada hari-hari putih , yaitu tanggal 13, 14 dan 15. Puasa di hari-hari itu seperti puasa selamanya.

3. Puasa hari Senin dan hari Kamis.

Untuk mengetahui hikmah dan tata cara puasa sunnah Senin Kamis, silahkan klik disini.

4. Puasa hari Arafah

Hari Arafah berada pada hari ke sembilan di bulan Dzulhijjah atau bulan haji.

Dari Abu Qatadah, Nabi saw. bersabda: “Puasa hari Arafah itu menghapuskan dosa dua tahun, satu tahun yang tekah lalu dan satu tahun yang akan datang” (H. R. Muslim)

5. Puasa tanggal 9 dan 10 bulan Muharam.

Dari Abdullah bin Abbas radiyallahu ‘anhuma, ia berkata:

“Aku tidak pernah mendapati Rasulullah menjaga puasa suatu hari karena keutamaannya dibandingkan hari-hari yang lain kecuali hari ini yaitu hari ‘Asyura dan bulan ini yaitu bulan Ramadhan”.

6. Puasa Daud

Sesungguhnya Rasulullah saw bersabda:

“Sesungguhnya puasa yang paling disukai oleh Allah swt. ialah puasa Nabi Daud as. sembahyang yang paling disukai oleh Allah ialah sembahyang Nabi Daud as. Dia tidur sampai tengah malam, kemudian melakukan ibadah pada sepertiganya dan sisanya lagi dia gunakan untuk tidur, kembali Nabi Daud berpuasa sehari dan tidak berpuasa sehari.”

Puasa Daud memiliki banyak manfaat, yang telah sudah dibahas disini.

Suka Kue Lainnya?

  1. Puasa Sunnah
  2. Manfaat Puasa
  3. Puasa Syawal
  4. Hikmah Puasa
  5. Doa Niat Puasa Ramadhan
Detail :
Macam-Macam Puasa Reviewed by KueKering Lebaran on Jul 22 Rating: 5.0
Artikel

Comments are closed.