Keutamaan Puasa dan Keutamaan Bulan Ramadhan

Keutamaan Puasa dan Keutamaan Bulan Ramadhan

0

Bulan suci Ramadhan adalah bulan yang agung dan penuh berkah. Allah memberikan keistimewaan dan banyak keutamaan yang terkandung di dalamnya, yakni ganjaran pahala yang berlipat ganda, sebagaimana dalam sebuah hadits disebutkan:

إذَا دَخَلَ رَمَضَانُ فُتِّحَتْ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ وَغُلِّقَتْ أَبْوَابُ جَهَنَّمَ وَصفدتِ الشَّيَاطِينُ

” Jika datang bulan Ramadhan maka dibukalah pintu-pintu surga, dan ditutuplah pintu-pintu neraka, dan diikatlah para setan.” (HR Bukhari dan Muslim).

Esensi bulan Ramadhan adalah ketaqwaan. Taqwa harus kita tingkatakan terus karena Allah berfirman yang artinya :

“Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertaqwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.” {QS.49:13}

Di samping itu taqwa sama karakteristiknya dengan iman yang salah satunya adalah kadangkala naik kadangkala turun. Taqwa itu bagaikan pohon yang harus kita suburkan agar menghasilkan daun yang rindang dan buah yang banyak sehingga terasa manfaatnya bagi umat manusia.

bunny puasa 300x206 Keutamaan Puasa dan Keutamaan Bulan Ramadhan

Keutamaan Puasa di Bulan Ramadhan

Beberapa keutamaan puasa dan keutamaan bulan Ramadhan antara lain :

1. Al Mu’ahadah

Al Mu’ahadah artinya mengingat perjanjian. Sadar atau tidak setiap manusia pernah berjanji kepada Allah. Apa janjinya? Pada saat shalat, di antara kalimat yang di baca adalah: “Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanya untuk Allah, Tuhan semesta alam”. Selanjutnya di dalam surat Al Fatihah yang selalu kita baca, ada janji yang selalu kita kemukakan: “Hanya kepada Engkau kami mengabdi dan hanya kepada Engkau kami mohon pertolongan”.

2. Al Muroqobah

Al Muroqobah adalah selalu merasa dekat dengan Allah atau dengan kata lain seseorang selalu merasa di awasi (dimonitor) oleh Allah SWT, di manapun dia berada. Bila seseorang telah merasakan demikian, maka dia tidak mau menyeleweng dari jalan Allah. Ini berarti, seseorang akan selalu memikirkan terlebih dahulu apakah perbuatanya itu benar atau tidak menurut Allah dan Rasul-Nya. Kalau demikian apa yang dilakukannya salah, maka dia tidak membiarkan apalagi membiasakan kesalahan yang dilakukannya, tapi dia segera bertaubat dan memperbaiki kesalahan-kesalahan.

Sikap Al Muroqobah memang mutlak ditumbuhkan pada diri kita mengingat Allah SWT memang dekat dengan kita dan selalu mengawasi perjalanan hidup kita, Allah berfirman: “Dan Dia bersama kamu dimana saja kamu berada. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan .” (QS. 57:4)

3. Al Muhasabah

Al Muhasabah yang artinya introspeksi atau evalusi diri, merupakan suatu keharusan untuk dilakukan oleh setiap manusia. Muhasabah penting dilakukan agar seseorang mengetahui dan menyadari kekurangan dirinya guna mencapai hidup yang bahagia di dunia maupun di akhirat, karena itu sahabat Umar bin Khattab RA berkata: “Hisablah diri kalian sebelum kalian dihisab (di akhirat)”.

4. Al Mu’aqobah

disatu sisi seseorang harus memiliki etos kerja dan disiplin yang tinggi, tapi di sisi lain kemalasan yang mengakibatkan kelalaian selalu menyertai kehidupan manusia, atau lebih mengutamakan masalah tertentu lalu mengabaikan persoalan yang lain, padahal keduanya sama pentingnya, akibatnya dia melanggar disiplin yang harus ditegakkannya. Bila demikian, seseorang harus punya punya kesadaran sendiri untuk memberikan sangsi atau menghukum dirinya (Al Mu’aqobah).

5. Al Mujahadah

Dalam pelaksanaan ajaran Islam, pembiasaan sejak kecil sangat ditekan-kan oleh Rasulullah SAW. Bila seseorang sudah terbiasa mengamalkan ajaran Islam sejak kecil, insya Allah akan muncul sikap bersungguh-sungguh (Al Mujahadah) dalam ber-islam. Tanpa kesungguhan, mengamalkan Islam itu sangat sulit. Misalnya puasa di bulan Ramadhan, dimana harus bangun tengah malam untuk bersahur dan atau menahan lapar dan dahaga tanpa ada pengawasan orang lain, dimana kejujuran mengamalkan perintah Allah sangat dibutuhkan.

6. Ramadhan bulan penuh ampunan

Dari hadis riwayat Muslim, Nabi SAW bersabda: “….dari datangnya bulan Ramadhan hingga datangnya kembali Ramadhan, dapat menghapuskan segala dosa-dosa, dengan pengecualian menghindari dosa besar seperti menyekutukan Allah”.

7. Ramadhan adalah bulan dimana Al-Qur’an diturunkan

Dalam Al-Qur’an surat Al Baqarah: 185 “Al Qur’an diturunkan sebagai petunjuk buat manusia dan penjelasan tentang petunjuk itu, dan sebagai pemisah (yang haq dan yang batil).

Suka Kue Lainnya?

  1. Cara Puasa Nabi Di Bulan Ramadhan
  2. Niat Puasa Bulan Ramadhan
  3. Ayat Tentang Puasa Ramadhan
  4. Ibadah Puasa Ramadhan
  5. Hakekat Puasa Ramadhan
Detail : Artikel

Comments are closed.